Memonews.id, Kota Batu – Untuk mewujudkan Kota Batu lebih nyaman bagi pejalan kaki Pemkot Batu merubah wajah kota semakin bersinar.
Tujuh titik pedestrian yang disulap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu. Pedestrian akan semakin cantik saat dalam kegelapan malam.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, Alfi Nurhidaya, S.T., M.T., mengatakan ada tujuh titik pedestrian yang disulap di Kota Batu.
“Berikut tujuh titik pedestrian pembangunan pedestrian di sejumlah titik Kota Batu, yaitu Jalan Panglima Sudirman, Jalan Dewi Sartika, Diponegoro, Bromo-Semeru, Pattimura, Sultan Agung dan Jalan Sutan Hasan Halim sudah di angka 87 persen,” bebernya pada awak media Rabu (16/10/2024).
Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat menjelaskan, sesuai kontrak, proses pengerjaan pedestrian itu akan rampung pada 1 November 2024. Dengan harapan pembangunan pedestrian jadi salah satu kado istimewa di momen HUT ke-23 Kota Batu.
“Dan berdasarkan laporan teman-teman di lapangan, progresnya saat ini sudah mencapai 87 persen,” ungkap Alfi.
Pedestrian yang tengah dilakukan peningkatan kapasitas itu dipastikan lebih kuat dan tahan lama. Sebab prosesnya menggunakan perkerasan beton, dengan menggunakan stamped concrete.
“Dengan perkerasan ini, bisa lebih tahan lama dan lebih bagus karena ada motifnya. Selain itu juga kami tambah fosfor di bagian permukaan. Agar glow in the dark saat malam hari. Di Jatim inovasi seperti ini baru pertama diterapkan masih di Kota Batu,” papar Alfi.
Ia menyampaikan, peningkatan kapasitas pedestrian ini, bertujuan untuk mendukung sektor pariwisata Kota Batu semakin mendunia dan lebih banyak lagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu.
“Tujuan utamanya agar warga Kota Batu dan wisatawan yang datang merasa aman dan nyaman saat menggunakan pedestrian. Harapan kami pariwisata Kota Batu semakin mendunia dan lebih banyak lagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Wisata Batu ini,” pungkasnya.(*).





