Memonews.id, Kota Batu – Perkuat literasi keuangan bagi pelajar dan pedagang pasar, Pemerintah Kota Batu bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) Malang, menyelenggarakan Pekan QRIS Nasional 2024, bertempat di Pasar Induk Among Tani, Kota Batu, Jumat (16/8/2024).
Kegiatan yang juga dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang, Kepala OJK Malang, Pimpinan Perbankan se-Kota Batu dan sejumlah Kepala OPD dihadiri pula oleh pelajar mulai tingkat SD hingga SMA dan pegadang Pasar Induk Among Tani Kota Batu.
Kepala OJK Malang, Bapak Biger Adzana Maghribi menambahkan bahwa edukasi QRIS merupakan kunci utama dalam meningkatkan adopsi QRIS di masyarakat. Bizer juga memberikan apresiasi terhadap penggunaan Qris di Pasar Induk Among Tani.
“Melalui berbagai program edukasi, kami berupaya agar masyarakat memahami manfaat dan kemudahan menggunakan QRIS. Kami berharap dengan semakin banyaknya masyarakat yang paham dan menggunakan QRIS, kita dapat menciptakan ekosistem pembayaran yang lebih cepat dan aman. Sikapi uang dengan bijak jelasnya.
Kepala Perwakilan BI Malang, Febrina juga menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak terhadap pengembangan QRIS di Kota Batu yang tumbuh hingga mencapai 263 persen.
“Qris merupakan standar pembayaran nasional yang telah diakui secara internasional. Dengan menggunakan QRIS, kita tidak hanya mendukung perekonomian nasional, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi perekonomian masyarakat,” ungkapnya.
Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai dalam sambutannya menyampaikan pentingnya meningkatkan literasi digital keuangan agar lebih cepat dan praktis dalam pembayaran diberbagai sektor baik untuk pendidikan maupun perdagangan.
“QRIS tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga mendorong inklusi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang menggunakan QRIS, kita semakin dekat dengan mewujudkan Kota Batu yang maju dan sejahtera,” ujarnya.(*).





