Memonews.id, Kota Batu  – KPU Kota Batu hari ini secara resmi melantik puluhan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pilkada serentak 2024. Mereka memikul tugas berat meningkatkan partisipasi pemilih. Bertempat di Hall Semeru Hotel Aston INN, Minggu (26/5/2024).

Puluhan anggota PPS itu akan menyukseskan penyelenggaraan pemilihan Wali Kota dan wakil Wali Kota, serta pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang dilaksanakan serentak pada November 2024 mendatang.

Total ada 72 anggota PPS yang dilantik. Mereka berasal dari 19 desa dan lima kelurahan yang tersebar di tiga kecamatan se-Kota Batu.

“Proses ini (pelantikan PPS, red) adalah bagian dalam tahapan penyelenggaraan Pilkada 2024,” tegas Ketua KPU Kota Batu Heru Joko Purwanto usai pelantikan.

Menurutnya, ada 11 poin dalam pakta integritas yang menjadi pedoman anggota PPS. Artinya, di sini sudah mencakup kinerja dalam pelaksanaan Pilkada dari apa yang boleh maupun yang tidak boleh dilaksanakan.

Jadi, saya berharap 72 orang anggota PPS yang sudah dilantik ini menjadi pemimpin dalam pelaksanaan Pilkada 2024,” tukasnya.

Heru mengungkapkan, bahwa keberadaan PPS dalam tugasnya diharapkan dukungan dari pihak Forkopimcam. Termasuk juga Kepala Desa setempat.

Ini penting dikarenakan dalam melaksanakan Pilkada yang akan datang, KPU tidak bisa bekerja sendirian tanpa dukungan pihak lain.

Heru menyebut, partisipasi pemilih di Kota Batu pada Pemilu beberapa waktu lalu naik dua poin. Maka, peran aktif PPS sangat diutamakan untuk mempertahankan progres apik tersebut.

“Yang jelas, ini adalah tugas berat PPS untuk mempertahankan partisipasi masyarakat. Tentunya, kami tidak tinggal diam supaya menjadi terbaik untuk Kota Batu,” tuturnya.

Dari jumlah anggota PPS yang ada untuk komposisi perempuan mencapai lebih dari 30% perempuan dari keseluruhan jumlah yang ada.

“Jumlah perempuannya sudah lebih dari 30% , ada 1 PPS yang ada 2 perempuannya dan 1 laki – laki, semuanya sudah melebihi 30%, ada 33% perempuannya,” pesannya.

Ada 11 point dalam akta integritas, dimana dalam 11 point tersebut ada tercantum bagaimana tata cara pelaksanaan, etika, bersikap terhadap penyelenggara pemilu, peserta pemilu serta terhadap kontestasi.

“Saya berpesan kepada mereka, mari kita buat Kota Batu ini yang terbaik untuk semua wilayah, yang terbaik di provinsi Jawa Timur dan di Indonesia juga, karena potensi itu ada, partisipasi kita kemarin sudah naik 2 point dari 87% menjadi 98% yang perlu kita pertahankan kalau perlu kita tingkatkan ini di atas rata – rata provinsi atau nasional”, pungkasnya.(My).

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *