Memonews.id, Kota Batu – Sebanyak 58 Calun Guru Penggerak Angkatan 9, menggelar Lokakarya ke 7 Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) dengan tema “Panen Hasil Belajar”. Program PGP merupakan bagian dari kebijakan “Merdeka Belajar” inisiasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, M Chori, dan Perwakilan Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Timur melihat siaran langsung hasil “panen karya” para calon guru penggerak angkatan 9, di Graha Pancasila, Balaikota Among Tani, Minggu (28/4/2024).

Pj. Aries Agung Paewai yang juga sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur ini berharap, para guru penggerak ini bisa menjadi motor inovasi di lingkungan sekolahnya.

“Guru penggerak diharapkan menjadi motor inovasi di sekolahnya, diharapkan bisa mengajarkan ke anak didiknya agar siap berkompetisi di dunia pendidikan dengan berbagai macam tantangan. Jiwa manajerial kepemimpinan, Inovasi dan kreativitas wajib dilakukan tanpa itu yakin sekolah tidak akan maju,” bebernya.

“Guru harus selalu belajar dan meningkatkan kompetensi, harus bisa mengajar dengan berbagai metode pembelajaran baik melalui siswa secara mandiri maupun pembelajaran dengan teknologi masa kini,” tambah Pj. Aries.

Sementara itu, perwakilan BBGP Jawa Timur, Wahyu Trisnaini, jelaskan tentang proses seleksi ketat yang dilakukan untuk memilih para calon guru penggerak sesuai dengan kompetensinya masing-masing.

“la pun mengungkapkan bahwa dengan dukungan berbagai pihak termasuk Pj. Wali Kota Batu, dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, juga akan memberikan motivasi dan dorongan bagi guru penggerak untuk melakukan dan mengikuti kegiatan ini dengan baik,” tutupnya
(*).

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *