Memonews.id, Kota Batu – Kunjungan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Imam Sugianto. M.Si dan Waka Polda Jatim Brigjen Pol Akhmad Yusep Gunawan serta pejabat utama Polda Jatim ke Kota Batu dan Forkopimda Malang Raya menggelar doa bersama dengan keluarga korban tragedi Kanjuruhan yang bertempat di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Batu Kamis (23/11/2023).

Dalam kesempatan ini dibacakan tahlil dan doa yang dipimpin oleh Ketua Rois Syuriah PCNU Kota Batu Gus Siroj, dan Ketua MUI Kota Batu KH Abdullah Tohir. Dan kegiatan doa bersama keluarga Korban Kanjuruhan ini diikuti oleh sekitar 77 keluarga korban dan 2 orang korban dari Polri.

Sejumlah Kapolres yang hadir dalam giat doa bersama puluhan keluarga korban tragedi Kanjuruhan Kabupaten Malang, Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin sebagai tuan rumah,
Kapolres Malang Kota Kombes Budi Hermanto, Kapolres Trenggalek, Kapolres Tulungagung, Kapolres Jombang, Kapolres Blitar, Kapolres Pasuruan dan Kapolres Probolinggo.

Pj Wali Kota Batu, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP.M.M., dalam sambutannya menyampaikan selamat datang di kampung halaman yakni Kota Batu kepada Kapolda Jatim yang asli arek Mbatu. Pj Aries juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini, menjadi pelajaran bagi kita semua, khususnya bagi keluarga korban Kanjuruhan.

“Dengan kehadiran Kapolda Jatim langsung ini, akan menjadi atensi khusus bagi keluarga korban kanjuruan semoga ada jalan terbaik,” kata Aries.

Aries sapaan akrabnya juga menyampaikan pesan Gubernur Jatim Khofifah yang memberikan dukungan kepada keluarga korban Kanjuruhan, terutama anak atau saudara koban, dengan memberikan kesempatan masuk sekolah negeri SMA atau SMK. “Gubernur Jatim menyampaikan dukungan dan kesempatan kepada keluarga korban Kanjuruhan, apabila ada yang lulus SMP, dapat masuk SMA dan SMK Negeri,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolda Jatim mengatakan selama tiga minggu sejak dilantik menjadi Kapolda belum berkesempatan hadir di Malang Raya dan baru pagi Ini, hadir bersama keluarga korban Kanjuruhan.

Imam meyakini bahwa dengan kejadian Kanjuruhan akan ada hikmah dan pelajaran yang bisa dipetik dari setiap kejadian. “Saya yakin ada hikmah dibalik kejadian ini, para korban mendapat tempat disisi Allah SWT. Kejadian ini bisa menjadi titik tolak semua unsur dari pusat hingga daerah kedepan,” kata Kapolda.

Kapolda menyebut bahwa akan berusaha mendampingi keluarga korban utamanya, untuk menawarkan menjadi anggota keluarga besar Polri jika memenuhi syarat sesuai ketentuan,

“Kita akan kawal dan semoga dengan langkah dan silaturahmi yang bagus antara Polri dengan para keluarga korban kita harapkan akan membawa hasil yang baik,” tutup Imam. (Red).

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *