Memonews.id, Malang – Dalam rangka memperingati Harlah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki), Malang dan Hari Jadi Kota Batu, UIN Maliki Malang melakukan peresmian Kebun Bibit Mandiri (KBM) di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Hutan Kampus Keanekaragaman Hayati (Kehati) Kampus 3 UIN Malang, Selasa (31/10/2023).
Acara dibuka oleh Founder Alamku Hijau, Fitri Hariyanto atau yang akrab disapa “Cak Ndan”. Dalam kesempatan ini, Cak Ndan banyak menyoroti tentang pentingnya menjaga lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam.
“Saya berharap agar UIN Malang memiliki program kebijakan yang lebih condong kepada kelestarian alam, dan segera membentuk Tim Green Kampus. Saya juga berharap Pemkot Batu membuat perencanaan yang berkelanjutan untuk mengelola RTH Kehati,” harap Cak Ndan.
Menanggapi harapan tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Aries Setyawan mengungkapkan, komitmennya untuk memaksimalkan FH Kebun Bibit dan berharap kawasan RTH Kehati bisa dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai Rencana Aksi Daerah.
“Harapannya adalah agar kawasan ini tidak hanya menjadi area restorasi, tetapi juga menjadi destinasi pariwisata alam yang baru dan sejuk,” ujar Aries.
Sementara itu Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program “Green Campus” yang merupakan bagian integral dari visi dan misi UIN Maliki Malang. Melalui program ini, mereka akan aktif terlibat dalam penanaman pohon.
Zainuddin juga mengatakan bahwa sebuah perguruan tinggi sudah semestinya memahami persoalan perubahan iklim dan pemanasan global, serta merasa bertanggung jawab untuk menjaga alam. Dalam konteks ini, ia merujuk pada Al-Qur’an QS Al Qashash 77 tentang hubungan baik manusia, Tuhan dan alam.(Red).





