Memonews.id, Kota Batu – Warga menyerbu pasar murah dan Bazar UMKM yang digelar Pemerintah Kota Batu berlangsung selama 3 hari, mulai tanggal 18-20 Oktober 2023 dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke-22 Kota Batu. Bertempat di Halaman Balaikota Among Tani, Kota Batu, Jum’at (20/10/2023).
Yang menjadi sasaran warga terutama di stan sembako dari Bulog Malang yang menjual beras dengan harga super murah. Dimana Bulog Malang menggelontor sebanyak 6 ton beras di Pasar Murah.
Beras tersebut dijual seharga Rp10.200,- perkilogram atau Rp51.000,- per 5 kilogram. Sementara, harga di pasaran saat ini telah mencapai Rp13.000,- sampai dengan Rp14.000,- perkilogram. Perbedaan harga yang cukup lumayan, membuat banyak masyarakat sangat antusias untuk mendapatkan beras tersebut hingga rela antri sejak pagi hari.
Tidak hanya beras, Bulog juga menjual minyak goreng seharga Rp13.500,- perliter dan gula pasir Rp14.000,- perkilogram. Harga ini juga masih lebih murah jika dibandingkan harga di pasaran. Dimana minyak goreng masih dijual seharga Rp15.000,- perliter dan gula pasir Rp15.000,- perkilogram.
Pj Wali Kota Batu, Dr. Aries Agung Paewai,S.STP.M.M berharap kegiatan pasar murah ini, benar-benar dapat berdampak kepada masyarakat. Terutama menyediakan pasokan bahan kebutuhan pokok yang terjangkau. Tidak hanya itu, dengan pasar murah diharapkan mampu menghambat laju kenaikan harga kebutuhan pokok di masyarakat.
“Kita berharap pasar murah ini betul-betul menyentuh dan berdampak kepada masyarakat. Termasuk keinginan kita bersama untuk menyediakan bahan kebutuhan pokok masyarakat dengan harga terjangkau dan lebih murah dari harga di pasaran,” ungkap Pj Aries.
Ia juga berharap, kedepan bisa digelar pasar murah di berbagai tempat untuk menekan harga kebutuhan pokok, sehingga inflasi tetap terjaga dan terkendali. Termasuk untuk memastikan stok kebutuhan bahan pokok tetap terjaga, sehingga masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang terjangkau. (*).





