Memonews.id, Kota Batu – Diskusi bareng semangat menyambut tahun baru 2024, Gus Imin mengajak para awak media menikmati malam pergantian tahun baru 2024 di Kota Batu, Minggu, (31/12/2023).

Beragam dukungan mengalir diberikan kepada pasangan Anies Baswedan itu dalam ajang Pilpres 2024.

Dalam diskusi tersebut, Muhaimin menyampaikan resolusi tahun 2024 untuk menyelesaikan semua persoalan yang tertunda.

“Resolusi tahun 2024 bagi saya adalah menyelesaikan semua persoalan – persoalan yang tertunda. Sehingga termasuk dalam berbangsa dan bernegara banyak hal agenda – agenda nasional yang tertunda. Misalnya soal petani yang tidak terurus harus diatasi dengan cepat di tahun 2024,” terangnya.

Beliau juga mengatakan bahwa, mempunyai satu agenda nasional yang real.

“Jadi, kita punya satu agenda nasional yang real dalam arti potensi ekonomi nasional kita adalah ekoturisem. Ekoturisem yang akan kita kembangkan adalah berbasis desinasi, yang diharapkan oleh parawisatawan sekaligus melibatkan masyarakat setempat. Masyarakat untuk menikmati bersama sama wisatawan. Sehingga yang untung pertamakali dari proses ekoturismen ini adalah masyarakat di sekitar daerah – daerah wisata,” paparnya.

Lebih lanjut ia jelaskan, selain keuntungan buat negara, perputaran ekonomi itu pertumbuhan ekonomi semua masyarakat juga harus mendapatkan prioritas.

“Seperti di Selecta yang saya datangi tadi pemilik sahamnya adalah orang sekitarnya, yang menikmati keuntungan orang sekitarnya. Sehingga wisatawan diberi kebebasan misalnya, membawa makanan sendiri karena bagi pemiliknya menarik ongkos masuk saja,” ungkapnya.

Kendati demikian ia berpesan agar anak muda ini mempunyai kesempatan yang luas, hari ini terutama 2024 supaya merebut peran. Karena peran ini tidak boleh ditunggu. Tiga hal yang harus disiapkan yang pertama keberanian untuk mengambil peran – peran yang tanpa kawatir.

“Kedua, kita optimis Amin menang nanti Amin memberi ruang seluas luasnya dengan anggaran yang cukup tersedia. Kita menganggarkan 5 persen dari APBN 150 triliun adalah setahun untuk kaum muda, tentu akan banyak ruang – ruang akses. Mau bisnis, meningkatkan kompetensi, mau kuliah di luar negeri, kursus di luar negeri kita siapkan dananya. Sehingga nanti teman – teman yang memilih profesi tertentu misalnya, ambil setahun degri atau non degri yang ada di luar negeri tetapi dengan seleksi profesi yang akan ditempuh dengan sesuai,” tutur Amin.

Sedangkan yang ketiga lanjut Amin, selain peluang itu sangat terbuka lebar, dan sudah punya keberanian untuk mengambil alih, tentu ini dunia pada umumnya termasuk khususnya Indonesia akan dimenangkan kaum muda bukan yang lain.

“Karena kaum muda itu mudah beradaptasi dengan temuan – temuan teknologi. Sementara yang tua ini paling lama dalam beradaptasi dengan teknologi,” tegasnya.

Pihaknya pun berharap di dalam debat Capres kedua nanti, tentu Anis bisa memenangkan kembali seperti debat yang pertama, dan memenangkan itu.

“Artinya, gagasan – gagasan penting tersampaikan komplit yang kemudian menjadi wacana dimasyarakat untuk mensukseskan kalau menang. Yang kedua tentu mendetailkan dari program – program itu untuk diadu kualitas programnya, baik dimasyarakat maupun dengan kandidat lain. Untuk yang ketiga menguji program – program yang ditawarkan kompetitor apakah layak atau tidak,” tandasnya. (Ami).

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *