Memonews.id, Malang – Ingatan Ganjar Pranowo kepada sosok almarhum KH Hasyim Muzadi langsung membuncah ketika ia sowan ke Ponpes Al Hikam, Kota Malang, Jumat (13/10/2023).
Foto-foto Kiai Hasyim Muzadi yang terpajang di kediaman serta dinding pondok pesantren membuat, teringat kenangan Ganjar puluhan tahun silam kembali terkenal.
Kedatangan Ganjar ke Ponpes Al Hikam untuk bersilaturahmi. Bakal calon presiden (bacapres) 2024 ini, disambut Pengasuh Ponpes Al Hikam, Kiai Abdul Hakim Hidayat dan para santri.
“Abah Hasyim itu guru saya, beliau memberikan banyak ilmu pada saya. Saya punya ikatan dengan beliau dan dengan keluarganya dekat sekali. Sudah seperti saudara,” kata Ganjar.
Setidaknya ada dua kenangan yang paling membekas dalam hidupnya, bersama mantan Ketua PBNU itu. Pertama, saat mendampingi perjuangan Mega-Hasyim pada pemilu 2004.
“Waktu mendampingi beliau saat kampanye dulu, Abah Hasyim nggak pernah ngobrol politik. Ngobrolnya yang lucu-lucu aja. Hanya satu hal soal politik yang beliau omongkan, yakni presiden itu harus satu strip di atas semua lembaga negara,” kenang Ganjar.
Kenangan kedua ketika Ganjar menunaikan ibadah haji ke tanah suci untuk pertama kali. Saat itu, Kiai Hasyim Muzadi bertindak sebagai Amirul Hajj.
“Dan ia, memberikan khotbah bagus banget yang sampai sekarang masih saya ingat. Apa sih ukuran haji mabrur itu, ya kalau sepulang haji ada kesalehan sosial yang dilakukan, berarti hajinya mabrur,” jelas Ganjar.
Masih kata Ganjar, mengaku banyak mendapat ilmu dari almarhum Kiai Hasyim Muzadi. Termasuk dengan keluarganya yang saat ini, mengasuh Ponpes Al Hikam Malang. Dalam kunjungan itu, Ganjar tak lupa diberi hadiah buku biografi Hasyim Muzadi.
“Saya dengan keluarga Abah Hasyim juga dekat, jadi tadi kita diceritakan banyak hal tentang Abah. Tak lupa tadi dikasih buku. Pertemuan kali ini, menjadi berkah dan sambung silaturahmi,” beber Ganjar.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al Hikam, Kiai Abdul Hakim Hidayat mengatakan, hubungan emosional antara Ganjar dan almarhum Kiai Hasyim Muzadi memang sangat erat. Dia menuturkan, Ganjar pernah mendampingi Kiai Hasyim Muzadi saat maju Pilpres 2004.
“Hubungan emosional Pak Ganjar dengan Abah dan keluarga kami memang sangat dekat. Waktu Abah jadi Ketua Umum PBNU, Abah juga sering main ke Jateng,” ucapnya.
Kiai Abdul Hakim mengaku tersanjung, karena Ganjar tak melupakan hubungan baik dengan KH Hasyim Muzadi. Ganjar tetap menyempatkan waktu untuk sowan ke Ponpes Al Hikam di sela kesibukannya sebagai bacapres 2024, menurutnya supaya silaturahmi tetap terjaga.(Red).





