Memonews.id, Kota Batu – Dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda ke-97, MI Bustanul Ulum menggelar apel sumpah pemuda dengan mengusung tema “Mencintai Produk Dalam Negeri” bersama siswa siswi di halaman sekolah yang berlokasi di jalan Cempaka, nomor 25, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Kepala Madrasah MI Bustanul Ulum H. Saiful Rahmat Fauzi S.pd melalui Waka Kesiswaan Iin Khusaini Fatimah S.pd menjelaskan, dengan memperingati hari sumpah pemuda ini, mengenalkan sekaligus mengajarkan pada siswa siswi bahwa perjuangan pemuda pemudi 17 tahun sebelum kemerdekaan tidaklah mudah dan mempunyai aspirasi, yang mana Negara Kesatuan Republik Indonesia mempunyai berbagai pulau, bermacam suku, serta bahasa ini di jadikan satu menjadi bahasa Indonesia.

“Meskipun kita mempunyai masing-masing bahasa, kita harus menghargai yaitu bahasa Indonesia” tutur Iin Khusaini saat ditemui awak media, pada Selasa (28/10/2025).

Selanjutnya, kami juga berpesan kepada siswa siswi agar selalu menghormati perjuangan para pahlawan termasuk pemuda pemudi yang sudah mempersatukan bahasa, bangsa, dan tanah air ini. Dimana siswa siswi tetap tekun belajar dengan ketekunan belajar kedepannya anak-anak bisa berprestasi.

“Berprestasi tidak hanya akademik saja, akan tetapi bisa non akademik, termasuk berperilaku dengan baik dan bisa saling menghargai antar suku serta tolerasi beragama,” ungkap Waka Kesiswaan.

Tak hanya itu, MI Bustanul Ulum juga memperingati hari batik nasional, pada Kamis (2/10/2025) kemarin. Guna untuk memperkenalkan tentang batik sebagai salah satu ciri khas budaya nasional, sehingga anak-anak tidak hanya tahu, tetapi ikut memakai salah satu kebanggaan nasional serta memberikan penghargaan juara dua lomba kaligrafi se-Kota Batu.

Masih lanjut, di hari sumpah pemuda ini pesan moral untuk anak-anak agar bisa menjaga satu kesatuan Negara Republik Indonesia, menjaga kerukunan umat beragama dan tidak menimbulkan pecah belah antar daerah.

“Harapannya, siswa siswi terus semangat untuk belajar, menghargai antar sesama, terus menorehkan prestasi sampai bisa mewujudkan cita-citanya,” tandas Iin Khusaini Fatimah.(*)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *