Memonews.id, Kota Batu  –  Dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Batu, Polres Batu melaksanakan Operasi Tertib Lalu Lintas selama dua pekan (14-27 Juli 2025).


Sebanyak 7.484 pelanggaran berhasil dicatat, dengan mayoritas pelanggar masih mengabaikan penggunaan helm dan sabuk pengaman. Selasa (29/07/2025). 


Operasi yang melibatkan seluruh jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Batu ini, menggunakan pendekatan represif dan preventif. Selain penindakan tegas, upaya edukasi juga digencarkan untuk membangun kesadaran masyarakat.  


Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata Siboro, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim, S.Tr.K., S.I.K. mengatakan bahwa, dari data yang terkumpul selama Operasi Patuh Semeru 2025, ada ribuan pengendara melakukan beberapa pelanggaran lalu lintas, seperti berikut ini:


1. Data Pelanggaran
-Tilang Elektronik (ETLE) :  
– ETLE Statis: 1.380 pelanggar  
– ETLE Mobil: 0 (tidak ada pelanggaran yang terekam)  
– Tilang Manual : 438 kasus  
– Teguran Langsung : 5.666 kali  
Total penindakan: 7.484 kasus.  
2. Upaya Preventif
– Bimbingan Lalu Lintas (Binluh) : 254 orang  
– Pemeriksaan Kendaraan (Penuh) : 1.779 kendaraan  
– Penyebaran Brosur/Pemasangan Spanduk : 1.699 titik  
– Aksi Preventif Lainnya : 3.742 kegiatan  
Total kegiatan edukasi: 7.484 aktivitas, menunjukkan keseimbangan antara penegakan hukum dan sosialisasi.  


AKP Kevin Ibrahim, S.Tr.K., S.I.K. mengungkapkan bahwa dari 90% pelanggaran didominasi oleh. Pengendara motor (R2) yang tidak memakai helm, Pengemudi mobil (R4) tidak mengenakan sabuk pengaman.


“Fakta ini memprihatinkan karena kedua perlengkapan tersebut adalah benteng pertama dalam keselamatan saat berkendara,” ujar Kevin. 

 
Kevin sapaan akrabnya menekankan tiga hal utama yaitu. 1. Patuhi aturan lalu lintas, mulai dari kelengkapan kendaraan hingga administrasi, 2. Gunakan helm (R2) dan sabuk pengaman (R4) setiap berkendara, 3. Berkendara dengan santun, hindari penggunaan HP dan ngebut dan jangan berboncengan lebih dari satu orang.


“Kami tidak ingin ada korban jiwa hanya karena hal sepele seperti tidak memakai helm,” tegasnya.  


AKP Kevin menegaskan Operasi Patuh Semeru 2025 ini bukan sekadar razia, tapi upaya menyelamatkan nyawa. Dengan 7.484 pelanggaran tersebut.


“Dengan berakhirnya Operasi Patuh Semeru 2025 ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya lebih patuh dan tertib lalu lintas,” tutupnya.


Polres Batu berkomitmen untuk terus melakukan, Sosialisasi rutin di sekolah, perkantoran, dan tempat umum. Peningkatan pengawasan melalui ETLE dan patroli. Kolaborasi dengan komunitas untuk kampanye keselamatan.(*).

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *