Memonews.id, Kota Batu – Penyanyi cilik Abid Aqilla Kusuma atau akrab disapa Abib Seiya asal bumi Kota Batu launching single lagu perdananya dengan judul “Bumi Kita”.
Seperti diketahui saat ini musik anak-anak sempat tenggelam, kini kembali menemukan gairah baru lewat suara emasnya dan semangat sang bocah asal Kota Batu.
Pelajar kelas 1 SDN Ngaglik 1 Batu ini
tak hanya membawa harapan baru bagi dunia musik anak, Ia juga diyakini akan menjadi simbol potensi daerah yang patut diperhitungkan di panggung hiburan nasional.
Dengan karakter unik,bakat multitalenta, dan penampilan khas ala tokoh anime Saint Seiya, Abid mencuri perhatian sejak awal kemunculannya.
Peluncuran single dikemas dengan sederhana ini,diwarnai pemotongan tumpeng, doa bersama, dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk guru-guru, pegiat seni, hingga perwakilan Dinas Pariwisata Kota Batu.
Single “Bumi Kita”merupakan karya dari Sonny Bule dan Abdul Syukur, di bawah manajemen Sonny Global Music (SGM).Ini mengusung tema pelestarian lingkungan dengan lirik yang sederhana namun sarat pesan moral,seperti ajakan menjaga hutan dan tidak merusak alam.
Sonny Bule,pendiri SGM dalam menyampaikan kepada puluhan awak media,bahwa launching ini merupakan bentuk komitmennya untuk membangkitkan kembali lagu anak-anak yang hampir mati suri.

“Kini saatnya kita dorong talenta dari daerah, termasuk Abid, agar bisa tumbuh dan memberi warna,”Ujar Sonny.
Ketertarikan dirinya menurut Sonny karena karakter khas Abid yang enerjik dan penuh percaya diri di atas panggung, meski saat itu belum dikenal sebagai penyanyi.
“Abid ini punya aura panggung. Waktu nyanyi, ada sedikit komedi dan gaya sat-set-nya itu menghidupkan suasana. Ini modal besar yang langka di anak-anak zaman sekarang,”paparnya.
Demikian papar dia,setelah melalui proses seleksi dan pelatihan, pihaknya mengirim demo lagu pertama.Namun setelah dirasa belum cocok, menurutnya ia mengirimkan lagu kedua, Bumi Kita. Suara Abid yang ringan namun kuat dinilai pas untuk menyampaikan pesan lagu ini.
“Kami take vocal di Jakarta. Abid ini cepat hafal dan rekaman berjalan lancar. Prosesnya panjang, tapi hasilnya membuat kami yakin bahwa lagu anak bisa bangkit lagi,” lanjutnya.
Di balik langkah Abid, ada peran besar kedua orang tuanya, Agus Salim dan Murni, yang mendampingi penuh perjuangan anaknya.Murni menyampaikan bahwa perjalanan ini bukan tanpa tantangan.Olehkarena itu,Ia menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam menggali dan mewadahi bakat anak sejak dini.
“Kami percaya setiap anak punya jalan sendiri. Orang tua harus hadir memberi ruang, bimbingan, dan semangat. Kami berharap karya Abid bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak lain untuk berani bermimpi dan berkarya,” katanya.
Sekadar informasi berlangsungnya giat peluncuran single Bumi Kita turut dihadiri berbagai elemen masyarakat, termasuk guru TK Bunda Binar dan para pendidik dari SDN Ngaglik 1 Batu.Kehadiran mereka menjadi bentuk nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri kreatif.
“Kami bangga ada murid dari sekolah kami yang tampil di kancah nasional. Ini bukti bahwa pendidikan dan seni bisa berjalan beriringan,” harapnya.
Sonny Bule juga berharap media dan masyarakat terus memberi ruang bagi musik anak agar tak tenggelam dalam dominasi konten dewasa.
“Lagu anak harus kembali ke habitatnya.Tanpa dukungan semua pihak, sulit bagi industri musik anak untuk tumbuh,” timpal Sonny,notabene merupakan mantan manajer Andika Kangen Band ini.
Talenta cilik dari bumi Kota Batu ini, menurut Sonny telah memberi warna baru,dimana musik anak – anak mulai meredup di kancah industri musik Indonesia.
“Kami bangga dengan hadirnya talenta atau artis cilik ini.Ternyata potensi daerah cukup besar terutama di Kota Batu.Perlu diingat saat – saat ini lagu anak – anak mati suri,” serunya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Onny Ardianto melalui Kabit Ekraf dan Peningkatan SDM Pariwisata Suhartini Ningsih .SE., mengatakan bahwa sangat mengapresiasi dengan munculnya bibit generasi talenta atau artis cilik di Kota Batu.
“Kota Batu ini, mempunyai aset, yang multi talenta seperti Abit sudah berani tampil. Apalagi Abit ini, masih kelas 1 SD sudah multi talenta seperti dancer, JD, syuting film dan kini merambat ke nyanyi. Ini yang perlu kita dukung. Harapan kami, karena ini masih usia sekolah. Jangan sampai meninggalkan kendidikan. Karena perjalanan ini masih panjang, tidak hanya SD, SMP, SMA, sampai kuliah pun harus di tempuh. Meski sudah menjadi artis Nasional maupun Internasional. Karena pendidikan itu sangat penting,” tegasnya. (*).






