MemoTravel

Wisata Air Terjun Sarambu Tallu Desa Tibussan, Sensasi Syurga Kecil Dari Langit

Photo : Yusuf Gerhana

MEMOTRAVEL, LATIMOJONG — Pandemi Covid 19 belum berakhir, namun tidak ada salahnya menyiapkan daftar liburan pasca pandemi. Jangan lupa masukkan Air Terjun Sarambu Tallu menjadi salah satu objek wisata yang wajib anda kunjungi.

Kabupaten Luwu merupakan wilayah dengan potensi wisata Alam, didaratan tinggi ada Gunung tertinggi di Pulau Sulawesi yaitu Gunung Latimojong, di Laut memiliki potensi mangrove dan memiliki ikan endemik.

Pesona alam Luwu selalu menjadi tujuan wisata keasrian alamnya yang masih terjaga. Air Terjun Sarambu Tallu, salah satu pesona alam dan destinasi air yang wajib anda kunjungi saat berada dikabupaten Luwu.

Air Terjun Sarambu Tallu terletak di Desa Tibussan, Kecamatan Latimojong. Berjarak kurang lebih 40.7 Km dari Belopa Ibu Kota Kabupaten Luwu. Belopa ke Desa Tibussan biasanya ditempuh menggunakan roda dua dan roda empat dengan durasi waktu 90 menit. (namun tidak disarankan menggunakan roda empat kecuali mobil doubel cabin dan mobil offroad)

Sesuai namanya, Sarambu Tallu dalam bahasa lokal “tae”, Sarambu berarti Kabut atau Asap dan Tallu berarti tiga. Tiga sumber air yang mengalir dan memecah di dasar yang menimbulkan asap/kabut (bahasa masyarakat lokal).

Tonton Vidionya disini

 

Keunikan Air terjun Sarambu Tallu yang airnya mengalir diantara tebing. Dipenuhi tumbuhan hijau, lumut, paku, serta vegetasi lain yang tumbuh subur di dinding air terjun.

Menurut masyarakat Tibussan, Latimojong, Sarambu Tallu mereka ibaratkan sebagai surga kecil yang diturunkan Tuhan dari langit, memberi keindahan dan kehidupan bagi makhluk hidup yang berada disekitar Air Terjun, yang dijadikan sumber kehidupan (air) bagi keberlangsungan hidup manusia dan makhluk hidup disekitarnya.

Perjalanan menuju air terjun cukup menguras tenaga bagi pemula. Air Terjun Sarambu Tallu memiliki ketinggian kurang lebih 30 meter, untuk mencapai puncak, para wisatawan akan menempuh anak tangga sepanjang 200 meter.

Sebelum sampai ke air terjun Sarambu Tallu, wisatawan akan melewati air terjun mini sebagai tanda akan tiba di Puncak air terjun Sarambu Tallu.

Wisatawan bisa merasakan Hawa dingin menyelimuti sekitar air terjun. Pasalnya, air terjun ini berada di atas ketinggian 1000 meter diatas permukaan laut (MDPL). Wisatawan juga boleh menjajal sensasi dinginnya mandi di air terjun ini.

Selain dari keindahannya, aliran air Terjun ini juga dijadikan masyarakat sekitar dengan membuat kincir sebagai Pembangkit Tenaga Listri.

Sekedar informasi, Desa Tibussan adalah desa yang sebagian wilayah desanya berasa dalam Kawasan Hutan Lindung. Desa Tibussan juga masuk 3 besar Lomba Wanalestari tahun 2016 untuk Perhutanan Sosial kategori Hutan Desa, produk unggulan Kopi Tibussan dan Madu Batu. Berikut berapa dokumentasi. (Ucup)

judul gambar
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

judul gambar

Memo Popular

judul gambar
To Top