MemoDesa

Kepala Desa Senga Selatan Adakan Sosialisasi dan Rehabilitasi Mangrove di Pantai Tallumae

Photo: belopainfo.com

MEMODESA, SENGA SELATAN —- Pemerintah Desa Senga Selatan berkolaborasi dengan Komunitas Pemerhati Mangrove dan Yayasan Haji Kalla dalam Kegiatan Sosialisasi dan Rehabilitasi Mangrove di Pantai Tallumae dengan menghadirkan Kadis Perikanan dan Kelautan dan Plt. Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu, Kamis (01/04/21).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Senga Selatan, Andi Muhammad Arfan Basmin. Pada kegiatan tersebut Arfan mengapresiasi para pemuda pemerhati mangrove dan Yayasan Haji Kalla, sebab kegiatan ini menjadi pencerahan bagi masyarakat dan pemerintah Desa Senga Selatan.

“Kegiatan ini mampu menyadarkan kita semua sehingga sadar sebagai penikmat sumber kekayaan alam, kita harus menjaga dan melestarikan mangrove,” imbuhnya.

Lanjut Arfan menilai, simbiosis mutualisme antara manusia dan alam harus tetap terjaga, sehingga kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam melestarikan ekosistem mangrove yang ada di Desa Senga Selatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Ir. Baharuddin pada kesempatan ini selaku narasumber menegaskan bahwa semua hutan mangrove adalah bagian dari kawasan hutan lindung.

“Hal ini perlu dipahami bersama karena kurangnya pemahaman kita tentang peran penting mangrove sehingga masih banyak yang melakukan eksploitasi yang berakibat punahnya secara perlahan hutan mangrove ini. Padahal bagian dari kawasan hutan lindung,”ujarnya.

Sementara itu, terkait persoalan pelestarian hutan mangrove semua elemen baik masyarakat maupun pemerintah semuanya harus terlibat termasuk kegiatan para pemuda yang tergabung dalam Kelompok Pemerhati Mangrove ini sangat bermanfaat.

“Ini merupakan suatu usaha untuk mencegah terjadinya degradasi yang besar-besaran terhadap wilayah pantai jadi kita semua harus terlibat secara bersama-sama,” harapnya.

Pada Kesempatan yang sama turut hadir Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Nabhan. Ia mengatakan dengan kondisi mangrove yang ada di Kabupaten Luwu maka harus dilakukan upaya melestarikan mangrove salah satunya di wilayah Taddette Desa Senga Selatan.

“Para pemerhati lingkungan mangrove silakan untuk melakukan pengusulan penanaman mangrove di wilayah Taddette untuk ditujukan kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi dan melalui kabupaten, lebih baik mencoba dari pada tidak sama sekali, gagal jadi pengalaman,”sebutnya.

Nabhan juga meminta agar kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah harus digaungkan secara terus menerus dalam upaya melestarikan mangrove yang ada di Kabupaten Luwu.

Usai pemaparan materi, penyerahan bibit mangrove kepada warga secara simbolik dan akan dilanjut dengan kegiatan penanaman mangrove oleh Komunitas Pemerhati Mangrove besok Jumat, 02 April 2021. (*)

Sumber Berita : Sosialisasi dan Rehabilitasi Mangrove Pantai Tallumae Desa Senga Selatan

judul gambar
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

judul gambar

Memo Popular

judul gambar
To Top