MemoPolitik

Kandidat Ketua Golkar Palopo Wajib Penuhi 10 Kriteria, Kecuali “Diskresi”

Istimewa

MEMOPOLITIK, PALOPO — Tahapan penjaringan calon Ketua Partai Golkar Kota Palopo berakhir pada Senin (17/5/2021). Proses pengambilan formulir ditutup, terdapat tiga kandidat yang mengambil formulir pendaftaran untuk maju bertarung di Musda mendatang.

Ketua Tim Penjaringan Musda Golkar Palopo, Harizal Latif mengatakan, tiga kandidat yang mengambil formulir pendaftaran adalah Rahmat Masri Bandaso saat ini menjabat Wakil Walikota Palopo, Nurhaenih merupakan Ketua DPRD Kota Palopo dan Baharman Supri anggota DPRD Kota Palopo.

“Ketiganya telah mengambil formulir. Tahapan selanjutnya adalah pengembalian formulir sebagai calon ketua yang dijadwalkan 17 hingga 23 Mei 2021 untuk verifikasi berkas kandidat,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Muh Irwan menjelaskan, ada 10 syarat yang perlu diperhatikan untuk menjadi Calon Ketua Golkar DPD II Palopo.

Hal ini berdasarkan ADRT pasal 18 ayat 1 dan 5 serta Juklak-02/DPP/Golkar/II/2020 pasal 38 ayat 1 Huruf A poin (c).

“Ada 10 syarat yang perlu dipenuhi. Di antaranya telah aktif sebagai menjadi pengurus sekurang-kurangnya satu periode pada tingkatannya, dan/atau satu tingkat di atasnya, dan/atau satu tingkat di bawahnya,” sebut Irwan Annas.

Selain itu, para kandidat juga tidak mempunyai hubungan suami atau istri atau keluarga sedarah dalam satu garis lurus ke atas dan ke bawah yang duduk sebagai anggota DPR-RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota mewakili partai politik lain atau menjadi pengurus partai politik lain dalam satu wilayah yang sama.

“Terkait ini, ada yang namanya diskresi. Pak Ketum punya kewenangan untuk meloloskan kandidat yang terkendala persyaratan, jika memang kandidat tersebut dinilai bisa memimpin Partai Golkar,” bebernya.

Di persyaratan terakhir, kandidat wajib memiliki dukungan sekurang-kurangnya 30% dari pemegang hak suara. Dibuktikan dengan surat dukungan yang ditandatangani oleh ketua dan sekretaris.

“Di musda nanti, ada 15 pemegang hak suara. 9 suara dari Kecamatan. Sayap partai satu suara (AMPG, KPPG) dari organisasi yang mendirikan satu suara (Soksi, Kosgoro, MKGR), Organisasi yang didirikan satu suara (Satkar Ulama, MDI, Himpunan Wanita Karya, Alhidayah, Ampi), kemudian dewan pertimbangan satu suara dan DPD II satu suara,” Tutupnya. (*)

judul gambar
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

judul gambar

Memo Popular

judul gambar
To Top